jump to navigation

Honda Dan Yamaha Bantah Dugaan Kartel Oleh KPPU Juli 21, 2016

Posted by ipanase in : ahm, honda, info otomotif, otomotif, pertamax7.com, yamaha , trackback
KTM Indonesia

Pertamax7.com, Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU )  menggelar sidang perdana akan dugaan kartel, nah Honda Dan Yamaha Bantah Dugaan Kartel Oleh KPPU

Sidang Komisi Pengawasan Persaingan usaha Atas Dugaan Kartel Honda dan Yamaha Foto detik pertamax7.com

Sidang Komisi Pengawasan Persaingan usaha Atas Dugaan Kartel Honda dan Yamaha Foto detik

nah menurut info dari detik, “KPPU Duga Honda-Yamaha Main Mata Harga Skutik Tahun 2013-2014”

Honda BeAT eSP Merahh Electro Red pertamax7.com

Honda BeAT eSP Merah Electro Red

Yamaha Mio Z merah ZUper terbaru 2016 pertamax7.com

Yamaha Mio Z merah ZUper terbaru 2016

jelasnya bisa disimak disini : ( oto.detik.com/read/2016/07/20/180021/3257599/1208/kppu-duga-honda-yamaha-main-mata-harga-skutik-tahun-2013-2014 )

“Selama periode itu kami menduga keduanya mengatur harga. Namun dugaan pidana, kita sampai sekarang belum melihat ke sana. Tapi nanti kita lihat saja proses persidangan, menunjukkan ada unsur pidana persaingan atau tidak,” ujar Ketua KPPU, Syarkawi Rauf

Honda Dan Yamaha Bantah Dugaan Kartel Oleh KPPU

lantas apa bantahan dari Yamaha dan Honda?

“Tidak, kami tidak bekerja sama dengan Honda. Kami tidak melakukan itu,” ujar Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Mohammad Masykur, di gedung KPPU Jakarta Selatan, Selasa (19/7/2016).

Saya tidak tahu, saya akan pelajari terlebih dahulu ini. Karena kita baru tahu hari ini (kasus kartel-Red). Kami (Yamaha Indonesia-Red) tidak bisa memberi tanggapan saat ini tanpa mempelajari LDP (laporan Dugaan Pelanggaran) ini,

oto.detik.com/read/2016/07/19/175939/3256743/1208/yamaha-kami-tidak-main-harga-skuter-dengan-honda


Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Mohammad Masykur, menuturkan Yamaha sudah berkiprah di Indonesia selama 42 tahun dan mereka merasa selalu mengikuti aturan main.

“Sebenarnya ini tidak hanya mengusik citra Yamaha, padahal kami selama 42 tahun sudah berusaha. Terlebih pemerintah sedang mencari investor, tapi kondisinya seperti ini (dituding bersama-sama Honda mengatur harga jual motor matik-Red),” kata Masykur.

“Ini sangat mengganggu kinerja kita (Yamaha-Red) dalam berbisnis, kita sudah berinvestasi selama puluhan tahun. Kita sudah taat hukum. Kalau tidak tidak taat mana bisa kami akan bertahan selama 42 tahun,” ujar Masykur.

oto.detik.com/read/2016/07/20/113534/3257157/1208/yamaha-kecewa-dituding-terlibat-kartel-harga-skutik-dengan-honda


Bantahan Honda

Deputy Head of Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin menegaskan, buktinya adalah apa yang terjadi di pasar otomotif roda dua nasional saat ini. Menurut Muhib, Honda dan Yamaha berlomba-lomba membelanjakan investasinya untuk memperbesar pangsa pasar.

“Dalam kondisi persaingan ketat seperti ini, enggak mungkin terjadi kesepakatan untuk mengatur harga. Kalau mau bersepakat mengatur harga, dari awal aja, udah kamu segini, aku segini, jadi enggak usah bersaing, kita jualan santai aja. Itu kan enggak mungkin,” kata Muhib kepada detikOto melalui sambungan telepon, Rabu (20/7/2016).

Muhib melanjutkan, beberapa tahun belakangan ini ada pergeseran pangsa pasar. Salah satu merek mengalami kenaikan pangsa pasar, dan satu merek lainnya mengalami penurunan.

“Ini kan menunjukkan adanya persaingan. Kalau dalam situasi kartel, artinya ada pengaturan harga, dinamika persaingan itu tidak akan muncul,” ujar Muhib.

Fakta selanjutnya, menurut Muhib adalah banyaknya merek motor lain yang mulai masuk ke pasar Indonesia. Muhib menjelaskan, jika terjadi monopoli, maka merek-merek motor lain tidak akan mau masuk ke Indonesia.

“Yang terjadi di Indonesia kan enggak begitu. Bahkan saat ini banyak merek motor baru ramai-ramai masuk ke Indonesia. Itu artinya ada persaingan usaha yang sehat. Buat mereka (merek-merek yang baru masuk ke Indonesia) tidak ada yang menakutkan. Marketnya besar, dan suasana bisnisnya menjanjikan, tidak ada yang dikhawatirkan. Sehingga mereka ramai-ramai masuk ke sini. Nah kalau diduga ada kartel, mereka enggak akan masuk, logikanya seperti itu,” tegas Muhib

oto.detik.com/read/2016/07/20/154932/3257476/1208/honda-dalam-kondisi-persaingan-ketat-tidak-mungkin-ada-kartel


Dugaan masalah kartel ini sebenarnya sudah lama bergulir. Menurut Deputy Head of Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin, pihaknya sudah menyampaikan bantahannya.

“Kami sudah sampaikan bantahannya ke KPPU saat kami diperiksa jauh sebelum persidangan (kemarin),” kata Muhib kepada detikOto, Rabu (20/7/2016).

Muhib melanjutkan pihaknya akan tetap menghormati proses hukum di KPPU. AHM juga bakal membuktikan bahwa dugaan kartel itu tidak benar.

“Kami akan menggunakan hak-hak kami sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku untuk membuktikan hal yang disangkakan kepada kami tidak benar,” ujar Muhib.

Dia menjelaskan, Honda dan Yamaha masing-masing terus melakukan aktivitas promosi untuk bersaing ketat. Hal itu, kata Muhib, mustahil ada kesepakatan mengatur harga jual skutik. “Setiap pabrikan berlomba-lomba meningkatkan pangsa pasar dengan program masing-masing,” ujar Muhib.

oto.detik.com/read/2016/07/20/152609/3257430/1208/honda-sudah-bantah-dugaan-kartel-sebelum-sidang-kppu-dimulai


Lastly, jadi yang dianggap kartel kelas skutik yang laris manis itu yak? yang nggak laris berarti bukan kartel ? tunggu saja hasil penelusuran KKPU

Semoga berguna Gan
ikuti berita terbaru dan silaturahmi via
•    email : pertamax7blog@gmail.com
•    Facebook : pertamax7.wordpress.com
•    twitter : @ipanase
•    Google+ : ipanase megison
•    Intagram : pertamax7
•    nike+ : pertamax7
Wonogiri Sukses

 

 

About these ads

Komentar»

1. Ardiantoyugo - 07/21/2016

Temuan email…

Kawasaki D-Tracker ft. KLX: http://wp.me/p1eQhG-1S6

2. Are wege - 07/21/2016

Seru nih ,di tunggu kelanjutannya

3. darto - 07/21/2016

Wkwkwk… yamaha membantu honda menjadi besar berarti tu
La fby koar2 bc honda eh… pabrikannya malah membantu honda
Tuduhannya sih bgitu, ato jgn2 cari perkara sapa tau dpet amplop

4. siapa bukan sih - 07/21/2016

ya tanpa perjanjian nyamain harganya, tetangga naik, ikut, naek lagi ikutt lagi

5. euan - 07/21/2016

Gimana “kalau” KPPU sengaja mengusik Honda dan Yamaha, supaya kali aja KPPU jadi dapet Uang Donasi dari Honda Yamaha supaya ga usah diperkarain lagi.. ??
Ya cuma opini si
Kayak kasus Ahok n Tempo, dikiranya Ahok bakal ngasih duit ke Tempo kali ya. Hahaha

Dikiranya Honda Yamaha mau ngasih duit smbarangan kali ya

“8jt per bulan” hehhehe

6. Pam - 07/21/2016

Ra penting kartel apa g kartel..
Tp emng matic hrgnya kemahalan..utk 110-125cc…yg biaya produksiny cuma 7jutaan..bs jd 15-17-18juta..

7. SUs - 07/21/2016

4. Pam – 07/21/2016

Ra penting kartel apa g kartel..
Tp emng matic hrgnya kemahalan..utk 110-125cc…yg biaya produksiny cuma 7jutaan..bs jd 15-17-18juta..
==========================================

sampean berarti aliran embittt ya.?
beli seken bagusnya jaa broo. jgn pusing”.

8. pengamat - 07/21/2016

biasanya, pabrikan itu suka subsidi silang. terhadap suatu hasil produksinya.
ky Vario 125 VS Vario 150. sama smua dpn mata. pdhal..
merk velg ja beda. vario125 PAKo. Vario150 Enkei.
Vario125 sok lembut. Vario150 sok kerass.
ini contoh sederhana ajaaa.



%d blogger menyukai ini: