1.000 BeAT Bikers Hadiri Jambore Nasional Republik BeAT di Kota Pahlawan Surabaya # Press release AHM

1.000 BeAT Bikers Hadiri Jambore Nasional Republik BeAT di Kota Pahlawan

Surabaya – Sekitar 1.000 anggota komunitas dan klub Honda BeAT menghadiri Jambore Nasional Republik BeAT yang dilaksanakan di kota Pahlawan, Surabaya. Selain menjalin silahturahmi, berbagai kegiatan digelar dalam Jambore kali ini, yaitu konvoi motor Honda BeAT di sepanjang jembatan Suramadu, JawaTimur serta aksi sosial peduli lingkungan dan peduli budaya.

Honda BeAT  (1)

Foto 1 & 4 : BeAT Bikers peserta Jambore Nasional Republik BeAT melakukan rolling city di Surabaya, JawaTimur (15/6). Selain konvoi motor Honda BeAT, 1.000 anggota komunitas dari 143 klub Honda BeAT juga melakukan aksi sosial peduli lingkungan dan peduli budaya seperti penaburan benih ikan di bantaran sungai Kalimas, Surabaya.

Jambore Nasional Republik BeAT yang telah memasuki tahun kelima ini digelar di Park Pantai Ria Kenjeran, Surabaya (15/6) dengan mengusung tema “BerSATU HATI untuk INDONESIA”. Acara ini didukung sepenuhnya oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) sebagai Main Dealer Honda wilayah Jawa Timur & Nusa Tenggara Timur. Jambore ini diikuti sekitar 1.000 BeAT Bikers dari 143 komunitas Honda BeAT. Mereka merupakan perwakilan BeAT Bikers dari wilayah Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

Honda BeAT  (4)

Jambore Nasional Republik BeAT pertama kali digelar tahun 2010 di Jakarta, kemudian dilanjutkan di Pekanbaru tahun 2011, di Makassar tahun 2012, dan  di Samarinda tahun 2013.  Selain menjalin komunikasi antar klub dan komunitas BeAT, pada Jambore kali ini juga diselenggarakan Musyawarah Nasional untuk mengonsolidasi serta mempererat tali silahturami antar klub dan komunitas BeAT dari seluruh Indonesia.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati mengatakan perusahaan berupaya terus mendukung aktifitas positif klub dan komunitas Honda di berbagai bidang. AHM optimis persaudaraan antar pengguna sepeda motor Honda dalam jangka pendek maupun jangka panjang dapat memperkuat persaudaraan sesama anak bangsa Indonesia.

Honda BeAT  (2)

Beat 2 & 3 : Peserta Jambore Nasional Republik BeAT melakukan penaburan benih ikan di bantaran sungai Kalimas, Surabaya (15/6).  Jambore tersebut diikuti sekitar 1.000 BeAT Bikers dari 143 komunitas Honda BeAT dari berbagai wilayah Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

Honda BeAT  (3)

“Kekompakan para BeAT Bikers yang sudah terjalin selama ini terus kami dukung dan perkuat, salah satunya melalui pelaksanaan Jambore Nasional Republik BeAT ini. Kami berharap para BeAT Bikers ini dapat memiliki semangat yang sama dari ujung Aceh hingga ujung Papua, yaitu Satu Hati untuk Indonesia.”

Keselamatan Berkendara

Dalam rangkaian kegiatan jambore, Para BeAT Bikers tampak antusias mengikuti beragam kegiatan keselamatan berkendara yang digelar sepanjang Jambore berlangsung, seperti aktifitas sosialisasi dan pengarahan keselamatan berkendara oleh Satlantas Kota Surabaya maupun aktifitas kompetisi Safety Riding bagi para peserta Jambore.

“Kami ingin bersama-sama dengan komunitas BeAT untuk terus mengampanyekan kesadaran akan keselamatan berkendara di Tanah Air. Jambore BeAT kali ini merupakan salah satu sarananya.”  Di sisi lain, kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistemnya diwujudkan para BeAT Bikers dengan melakukan aksi sosial penaburan benih ikan di bantaran sungai Kalimas, Surabaya. Melalui kegiatan ini, para BeAT Bikers berharap ekosistem yang baik dapat terus terjaga di kota Surabaya.

Kegiatan Jambore Nasional Republik BeAT dibuka dengan penampilan budaya lokal tari GelengRo’om yang kemudian dilanjutkan dengan kesenian perkusi khas Madura. Sepanjang Jambore Nasional Republik BeAT berlangsung, berbagai kegiatan yang digelar semakin memeriahkan dan menyatukan para BeAT Bikers. Kegiatan permainan lain juga dapat diikuti seperti balap bakiak antar klub, tarik tambang antar klub, balap karung estafet, drag BeAT dorong, serta kegiatan lainnya. Selain itu, para BeAT Bikers juga melakukan konvoi motor di Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura.

Kehadiran ratusan pecinta Honda BeAT dalam jambore ini menjadi bukti nyata terhadap penerimaan positif dari masyarakat Indonesia terhadap model ini. Sepanjang Januari-Mei tahun ini, Honda BeAT series mampu menjadi pemimpin pasar skutik melalui penjualan sebesar 834.218 unit atau menguasai 37,4% pasar skutik tanah air. Pencapaian ini memberikan kontribusi 54,2% terhadap total skutik Honda yang terjual 1.538.968 unit sehingga Honda mampu bertahan sebagai Raja Skutik di Indonesia dengan pangsa pasar 69%.

Jakarta, 15 Juni 2014
PT Astra Honda Motor
Corporate Communication


press relase ini dikirim oleh sis Siska AHM pada hari senin 16 Juni 2014 pukul 9.32, semangat safety riding, salam beat owner

semoga berguna

12 KOMENTAR

  1. Halah pret…
    ketemu pengguna beat dengan dandanan ala biker sering terlihat arogan.
    sok-sokan safety riding, tapi sendirinya malah bikin orang lain mules liat tingkahnya.
    Menganggap dirinya paling bener dan safety, yang lain mah bego dan ga safety.

    Mau belok aja mesti nurunin kaki, padahal menurut aturan nurunin kaki itu buat ngasi tau kalo dikit lagi ada lobang. Mau belok itu ya nyalain sein sambil liat spion dan blindspot, bukan nurunin kaki..!!!
    Cornering sok-sokan sampe knee down… padahal mah motornya tetep tegak, orangnya doank yang miring.
    Lagu-laguan pake handguard lebar cuman buat nyodok pengguna jalan yang dianggap nutupin jalurnya.

    Mending kalo belum dewasa ga usah ikut club motor, percuma ikut club motor kalo cuman buat gaya-gayaan doank.
    Club motor itu harusnya jadi pelopor dalam keselamatan berkendara, bukan pelopor arogansi di jalan raya.

    Gue muak sama kelakuan anggota komunitas dan club motor macem ginian, gue sering ikut turing club cysers dan HBC.
    dan sering gue liat rekan-rekan pada sok dan belagu kalo di jalan. Bikin malu nama club aja. Herannya bukannya ditegur malah didiemin aja sama RC dan sweeper.

    Akhirnya gue ngundurin diri karena beban moral bawa-bawa nama cysers (cysers juga sering dicap club dengan anggota yang arogan di jalan raya), gue malu bawa nama cysers kalo anggotanya kayak curut gitu. Gue copotin dah tu pernak pernik cysers, dan HBC-Jkt.

    Benerin tuh mental anggota clubnya, sertain materi safety riding dan toleransi di setiap kopdar. Jangan cuman kumpul-kumpul ga jelas doank. Kalo perlu, sosialisasiin safety riding ke sekolah-sekolah sambil bawa bendera club. Itu baru kegiatan positif.

  2. Halah pret…
    ketemu pengguna beat dengan dandanan ala biker sering terlihat arogan.
    sok-sokan safety riding, tapi sendirinya malah bikin orang lain mules liat tingkahnya.
    Menganggap dirinya paling bener dan safety, yang lain mah bego dan ga safety.
    Mau belok aja mesti nurunin kaki, padahal menurut aturan nurunin kaki itu buat ngasi tau kalo dikit lagi ada lobang. Mau belok itu ya nyalain sein sambil liat spion dan blindspot, bukan nurunin kaki..!!!
    Cornering sok-sokan sampe knee down… padahal mah motornya tetep tegak, orangnya doank yang miring.
    Lagu-laguan pake handguard lebar cuman buat nyodok pengguna jalan yang dianggap nutupin jalurnya.
    Mending kalo belum dewasa ga usah ikut club motor, percuma ikut club motor kalo cuman buat gaya-gayaan doank.
    Club motor itu harusnya jadi pelopor dalam keselamatan berkendara, bukan pelopor arogansi di jalan raya.
    Gue muak sama kelakuan anggota komunitas dan club motor macem ginian, gue sering ikut turing club cysers dan HBC.
    dan sering gue liat rekan-rekan pada sok dan belagu kalo di jalan. Bikin malu nama club aja. Herannya bukannya ditegur malah didiemin aja sama RC dan sweeper.
    Akhirnya gue ngundurin diri karena beban moral bawa-bawa nama cysers (cysers juga sering dicap club dengan anggota yang arogan di jalan raya), gue malu bawa nama cysers kalo anggotanya kayak curut gitu. Gue copotin dah tu pernak pernik cysers, dan HBC-Jkt.
    Benerin tuh mental anggota clubnya, sertain materi safety riding dan toleransi di setiap kopdar. Jangan cuman kumpul-kumpul ga jelas doank. Kalo perlu, sosialisasiin safety riding ke sekolah-sekolah sambil bawa bendera club. Itu baru kegiatan positif.

    • kadang gue juga heran sama biker model begini, ngerasa dirinya yang paling safety.
      Nganggap yang lain ga safety.
      Pake lampu strobo kelap kelip, sirine plus toa tat tot tat tot…
      Ketutupan dikit jalurnya geber-geber gas,
      Kentut aja belom lurus pake gaya-gayaan police wanabe gitu, padahal juga cuman pake motor bebek, motor batangan 150cc, 250cc.
      gue adalah salah satu mantan biker club yang kecewa sama club sendiri,.

    • cie… cieee…
      marah niyeee…
      tersinggung ya?
      ngoahahahahahahaha…
      otak dipake mas, buat belajar bertutur kata yang baik dan benar…
      karena cerminan kepribadian berawal dari tutur kata dan cara berkendara…
      salam satu aspal…
      eh maaf, saya ga punya aspal… situ yang (katanya) punya aspal… lha wong arogan di jalan, serasa jalan punya sendiri…
      ngoahahahahahahahaha…

Tinggalkan Balasan