Komentar Pecco Bagnaia Juara 2 MotoGP Misano Lenovo 2020 : Kaki Sakit, Terima Kasih VR46 Riders Academy Dan Ducati

1
Partner
suzuki
Honda

., salam pertamax7.com, Komentar Pecco Bagnaia Juara 2 MotoGP Misano Lenovo 2020 : Kaki Sakit, Terima Kasih VR46 Riders Academy Dan Ducati

Francesco Bagnaia MotoGP Misano Lenovo 2020 VS Valentino Rossi

Masih dalam masa penyembuhan dan pemulihan pasca kecelakaan yang mengakibatkan tulang kering/ tibia patah. Pecco Bagnaia yang masih menggunakan bantuan tongkat untuk berjalan, ia balapan di MotoGP Misano Italia dan kejutannya,.. Start nomer 6, pebalap muda ini berhasil finish nomer 2 dan melewati gurunya, Valentino Rossi..

Lantas apa komentar Pecco? Dalam berita yang saya baca di pramac, Pecco berkata kurang lebih sebagai berikut :

“Ketika saya tiba di Misano, tujuan saya hanyalah menyelesaikan balapan. Pada hari Sabtu selama FP3 ketika saya hanya memikirkan tentang naik motor balap, saya mengerti bahwa saya dapat lebih gas pol dan perasaan saya ketika saya berkendara sama dengan yang saya rasakan di Jerez.
Awal balapan tidak terlalu bagus, saya kehilangan beberapa posisi jadi saya harus memulihkan jarak dengan Joan Mir. Ketika saya melewatinya, saya melihat bahwa saya dapat mencapai kelompok terdepan.
Saya tidak memikirkan (kondisi)kaki saya dan saya hanya memikirkan podium pertama saya di MotoGP selama balapan kandang saya dengan para penggemar.
Selama 4 lap terakhir saya merasakan sakit ( pada kaki ) tetapi hari ini kami pantas mendapatkan podium ini.
Saya ingin berterima kasih kepada tim saya, Ducati dan VR46RidersAcademy atas dukungan besar mereka. Hari ini podium ini untuk mereka. Saya tidak sabar untuk kembali ( balapan ) di jalur ini.”

ARTIKEL INI BUKAN UNTUK BABE plus minus +- BABE.CO.ID / BABE.NEWS ! dan Sejenisnya

Komentar Pecco Bagnaia Juara

Komentar Pecco Bagnaia Juara 2 MotoGP Misano Lenovo 2020

Kepada Crash 13/9/20, pecco berkomentar

“Yang paling penting adalah memulai kembali ( setelah absen absen ) di Jerez kami sangat kuat kemudian juga di sesi pertama Brno, tapi kemudian saya patah kaki dan semuanya sangat sulit,”  .

“Ini merupakan bulan yang luar biasa dan saya telah banyak bekerja, jadi saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang bekerja dengan saya, untuk mempersiapkannya. Ketika saya melihat kakinya baik-baik saja pada hari Jumat, pada hari Sabtu saya mencoba untuk gas pol dan perasaannya sama dengan Jerez sehingga semuanya datang kepada saya dengan lebih mudah.

“Seminggu yang lalu saya tidak mengharapkan podium tetapi dalam balapan semuanya bagus, saya memulihkan posisi.

“Saya mulai berpikir tentang podium ketika saya menyalip Vale, karena kecepatannya sangat bagus tapi kemudian kaki mulai terasa sakit sehingga sulit untuk tetap konstan. Pada lap terakhir saya harus sedikit menyerah karena rasa sakitnya terlalu berat dan saya bisa mendengar suara Suzuki di belakang saya, jadi saya takut di tikungan terakhir!

“Momen tersulit adalah empat lap terakhir karena saya mulai merasakan sakit di kaki dan pergantian arah di sisi kanan sangat sulit, karena saya sangat kesakitan. Balapan pertama dengan penonton di rumah, itu luar biasa. ”

“Di Thailand kami menekan tombol reset untuk settingan motor dan gaya berkendara saya. Saya telah bekerja keras dengan kepala saya dan saya mulai menerima gaya berkendara Ducati, yang merupakan kondisi pikiran yang berbeda. Tahun ini saya mencoba untuk menjadi kuat dalam pengereman dan di Jerez kami menyelesaikan transformasi ini.

“Kami telah bekerja keras untuk lebih siap tahun ini dan saya pikir trek ini [Misano] berbeda dengan Jerez tetapi kami tiba dengan cara yang sama, jadi saya sangat senang tentang itu. Setelah lima minggu di rumah, hasil seperti ini luar biasa. ”

Francesco Bagnaia P2 MotoGP Andalucia Jerez 2020

Pecco Tidak Menyangka Naik Podium GP Misano Lenovo Italia 2020

Kepada motorsport 14/9/20, pecco yang pada foto paling atas masih jalan tertatih-tatih menggunakan tongkat bercerita kurang lebih sama dengan versi crash, namun ada tambahan yaitu

 “Seminggu lalu saya tidak mengharapkan podium atau baris kedua di kualifikasi.

“Saya mulai memikirkan hasil yang bagus dalam pemanasan karena saya memasuki trek dan 1m32.7s datang kepada saya dengan sangat mudah. ​​Jadi, saya tidak memikirkan podium, tetapi untuk tetap berada di grup depan.”

“Di Jerez kami menyelesaikan transformasi ini, karena di Jerez 1 saya sangat kuat dalam pengereman, tetapi saya menyelesaikan ban depan setelah 12 lap.

“Kemudian balapan Jerez kedua saya sangat kuat sepanjang akhir pekan. Saya pikir akhir pekan ini saya balapan sangat mirip sehubungan dengan balapan Jerez.”

Dengan prestasinya ini, saya tidak kaget jika Pecco Bagnaia akan naik ke tim pabrikan Ducati Corse MotoGP 2021, lebih mantap dari Johann Zarco menurut saya..

Mohon maaf kalau tulisan belepotan dan tidak jelas maksudnya, saya mohon masukannya. semoga berguna ya om.. salam @ipanaseyoutube pertamax7

ARTIKEL INI BUKAN UNTUK BABE plus minus +- BABE.CO.ID / BABE.NEWS ! dan Sejenisnya

1 KOMENTAR

Apa Komentar Pemirsa ?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.