Asia Road Racing Championship 2017, Batu Loncatan Untuk Peluang Baru Tatap Masa Depan Balap Sport

1

dari dunia balap ASIA .. nih ada Asia Road Racing Championship 2017, Batu Loncatan Untuk Peluang Baru Tatap Masa Depan Balap Sport

Asia Road Racing Championship 2017
Briefing Astra Honda racing Team ARRC 2017

Astra Honda Racing Team (AHRT) menjalani musim keempat di ARRC, kejuaraan paling bergengsi di Asia dan kesempatan baru untuk mempromosikan juara masa depan.

Asia Road Racing Championship 2017

Astra Honda racing Team 2017
Astra Honda racing Team 2017

Astra Honda Racing Team | 04/20/2017

Info resmi dari AHRT..  Asia Road Racing Championship (ARRC) adalah kejuaraan balap motor regional di Asia, yang digelar sejak 1996 dan bagian dari inisiatif untuk meningkatkan pengembangan olahraga balap motor. Kejuaraan ini merupakan bagian dari kategori produksi berbasis balap, mirip dengan Kejuaraan World Supersport, Kejuaraan British Supersport dan Kejuaraan AMA Supersport. Versi modifikasi dari motor jalan raya untuk umum akan ditampilkan dalam balapan.

Struktur kejuaraan Asia Road Racing Championship 2017

Saat ini, kejuaraan dibagi menjadi tiga kelas terbuka, yakni SuperSports 600cc, Asia Production 250cc dan Underbone 150cc. ARRC mendapat dukungan dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), dan telah diakui sebagai kejuaraan kontinental Asia bagi FIM. Hak komersial dimiliki oleh Two Wheels Motor Racing (TWMR), dengan FIM Asia sebagai badan sanksi olahraga. Setiap musim ARRC terdiri dari enam seri, dengan dua balapan yang digelar per seri. Kejuaraan ini terbuka bagi semua pebalap dari semua kewarganegaraan. ARRC musim 2017 terdiri dari 12 balapan yang digelar di lima sirkuit di lima negara berbeda Asia: Malaysia, Thailand, Jepang, Indonesia dan India.

Irfan Ardiansyah Honda CBR600RR Supersports 600 ARRC 2017
Irfan Ardiansyah Honda CBR600RR Supersports 600 ARRC 2017

Bermimpi Kejuaraan Dunia MotoGP
AHRT menjalani musim keempat di ARRC, dengan tim debut di kelas AP250. Gerry Salim memimpin klasemen sementara dengan torehan 75 poin dan telah mengoleksi tiga kemenangan dari empat balapan. Di kelas SS600, Irfan Ardiansyah telah meraih podium perdana di ARRC dan menempati peringkat ketujuh dalam klasemen sementara, dengan torehan 35 poin.
Bagi Anggono Iriawan, Senior Manager Safety Riding & Motor Sports PT. Astra Honda Motor (AHM), performa tim “membaik. Tidak hanya para pebalap meningkat skill balapnya, tapi juga mekanik, yang kebanyakan dari Indonesia. Untuk musim ini, kami tentu menargetkan kelas Asia Production 250cc, di mana target kami adalah menjadi juara. ARRC adalah kejuaraan terbaik di Asia untuk road race, dengan beberapa sirkuit digunakan untuk kejuaraan dunia. Menurut saya, ARRC adalah jembatan bagi pebalap untuk berlaga di Kejuaraan Dunia. Orang mungkin hanya tahu para pebalap dari kejuaraan nasional dan lalu balapan di Kejuaraan Dunia, padahal di tengah-tengah itu ada kejuaraan tertinggi di Asia, yaitu ARRC.”

Ambisi pemuncak klasemen
Ibarat batu loncatan, ARRC bermanfaat bagi pebalap muda, misalnya Gerry Salim, yang telah membuka musim dengan performa luar biasa. “Kejuaraan ini bagus untuk pengembangan pebalap muda. Bagi saya, tampil di kelas AP250 adalah tantangan; karena saya berharap untuk menjadi juara musim ini. Akan sulit dengan banyaknya pebalap top Asia yang juga berkompetisi di kelas ini. Mungkin jika saya mampu menjadi yang terbaik di kelas Asia ini, saya akan mendapat kesempatan ke Eropa, karena mimpi saya adalah balapan di MotoGP. Saya juga termotivasi untuk meningkatkan skill dan stamina, agar saya dapat mencapai target yang telah ditetapkan untuk diri sendiri.”

Gerry Sallim Honda CBR250RR Indonesia BONEKK
Gerry Sallim Honda CBR250RR Indonesia BONEK

Dua rookie menjanjikan
Rekan setimnya di kelas AP250 adalah Rheza Danica dan Awhin Sanjaya, yang telah mencetak hasil baik dalam debut di kejuaraan ini. Rheza, yang merebut dua podium di Sirkuit Internasional Chang, Thailand, ARRC “adalah event balap internasional saya, setelah saya berkompetisi di balap ketahanan Suzuka –tapi itu hanya satu seri. Musim lalu, saya balapan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas), jadi berkompetisi di ARRC merupakan langkah kemajuan bagi saya. Dapat ambil bagian di ARRC adalah hal yang berarti, karena Anda tidak sering mendapatkan kesempatan dari Astra Honda Motor untuk balapan di Asia. Saya tentunya akan memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini.”

AHM ONE HEART HONDA
AHM ONE HEART HONDA

“Sudah tentu, saya senang untuk mendapatkan kesempatan ini, karena ARRC adalah kejuaraan yang bagus di Asia. Sebagai pebalap muda, saya dapat meningkatkan skill dan mendapatkan banyak pengalaman. Saya juga mencoba untuk meningkatkan hasil setip balapan. Ada banyak pebalap hebat Asia yang berkompetisi di kejuaraan ini, dan balapan melawan mereka dapat menambah pengalaman lebih. Saya berharap balapan di ARRC akan membuka kesempatan untuk berkompetisi di Eropa, dan terutama, di Kejuaraan Dunia,” timpal Awhin, yang pada musim lalu juga berlaga di Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Pembelajaran dan peningkatan
Terakhir, satu-satunya pebalap dari tim yang berkompetisi di kelas SuperSports 600cc adalah Irfan Ardiansyah. Ia mengatakan, ”berada di kelas ini adalah tantangan; saya ingin memberikan hasil terbaik mungkin kepada Astra Honda Racing Team. ARRC sangat berguna bagi pebalap muda, karena kejuaraan ini merupakan cara untuk meningkatkan skill dan mendapatkan pengalaman dengan balapan di event internasional, serta berkompetisi melawan pebalap berpengalaman. Tapi ini juga memotivasi saya. Dapat ikut serta di ARRC sangat berarti bagi saya. Ini akan menambah pengalaman untuk karier balap saya di masa depan, karena saya berharap untuk berkompetisi di Eropa dan Kejuaraan Dunia.”
AHRT akan kembali berlaga di ARRC, ketika seri ketiga digelar di Sirkuit Internasional Suzuka, Jepang pada 3-4 Juni 2017.

semangat berjuang om…

1 KOMENTAR

Apa Komentar Pemirsa ?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.