Hankook dan DTM Babak Kedua di Moscow Raceway

Hankook dan DTM Babak Kedua di Moscow Raceway

Motorsports: DTM race Moskau 2016

Setelah sesi balap akhir pekan yang spektakuler di Norisring, Nuremberg, produsen ban premium Hankook dan DTM berlanjut ke Rusia. Sesi balap kemudian berlangsung di Moscow Raceway sebagai ajang kesembilan dari musim DTM di seri balap touring internasional yang populer ini. DTM memasuki babak kedua musim dalam seri balap ini pada minggu ketiga bulan Juli lalu. Sirkuit menantang sepanjang 3.931 kilometer di sisi barat laut Moscow tahun ini kembali menjadi tuan rumah bagi ajang DTM untuk yang kelima kalinya secara berturut-turut dan, dengan banyak perubahan arah dan kombinasi sudut, sirkuit ini pun menjadi ujian yang nyata bagi 18 orang pembalap. Ban balap Hankook – Ventus F200 untuk medan kering dan Ventus Z207 untuk medan basah – sejak dulu telah menawarkan performa optimal bagi para pembalap dengan daya cengkeram yang mumpuni, serta tingkat kehandalan dan konsistensi yang tinggi.

Moscow Raceway

Info resmi dari Moscow, Rusia, 11 Agustus 2017 – Dengan kecepatan rata-rata sekitar 160 km / jam, Moscow Raceway menjadi salah satu sirkuit yang berkecepatan lambat pada kalender agenda DTM. Para pembalap bisa mencapai kecepatan tertinggi sekitar 245 km / jam pada jarak start / finish 900 meter lurus. Kesempatan menyalip pun dapat dilakukan dengan baik di akhir bagian tersebut. “Di Moscow Raceway, penting untuk melaju dengan lancar melalui berbagai tikungan, untuk membawa momentum keluar dari belokan serta menambah kecepatan. Siapa pun yang bisa melakukan hal tersebut dengan baik juga akan mampu menyalip di bagian trek lain,” jelas teknisi balap Hankook DTM, Thomas Baltes. 

Motorsports: DTM race Moskau 2016

Hankook

Ban balap Hankook yang baru dikembangkan untuk memasuki awal musim DTM, harus dibawa ke suhu kinerja yang ideal secepat mungkin pada permukaan yang mulus di Moscow Raceway. Baru pada saat itulah ban akan mengembangkan daya cengkeram yang tinggi. “Sejak awal tahun ini, pembalap dilarang untuk melakukan pemanasan (pre-heat) ban balap sebelum sesi dimulai. Dengan pengaturan mobil balap yang seimbang dan tekanan udara sedikit lebih tinggi, ban balap Hankook yang licin akan mampu mencapai jendela suhu optimal pada struktur permukaan tertutup di sirkuit ini,” ujarThomas Baltes. 

Motorsports: DTM race Moskau 2016

 Meningkatnya jumlah sudut dan banyaknya perubahan arah, terutama pada bagian tengah lintasan di Moscow Raceway, merupakan tantangan yang cukup berat dalam konstruksi sebuah ban balap. “Sementara, ini tidak berpengaruh pada ban balap Hankook, umumnya tapak ban berada di bawah tekanan yang lebih besar di sirkuit ini. Namun, dibandingkan dengan sirkuit DTM lainnya, tekanan teknis yang ada pada ban balap secara keseluruhan relatif rendah,” kata teknisi balap Hankook DTM.

Ketiga produsen mobil – Audi, BMW dan Mercedes-Benz – telah merasakan kesuksesan di Moscow Raceway dalam beberapa tahun terakhir, sehingga para fans tampak antusias menanti sesi balapan yang mengejutkan dan menarik di akhir pekan lalu. Thomas Baltes mengatakan: “Moscow Raceway hampir tidak memiliki benturan, sehingga pengereman pada banyak sudut cenderung lebih mudah dilakukan daripada di Norisring, misalnya, di mana mobil-mobil balap sangat tidak stabil karena lonjakan yang dialami mobil di permukaan. 

Motorsports: DTM race Moskau 2016

 Traksi yang baik penting di Moscow, agar bisa cepat berakselerasi dari banyaknya bagian sirkuit yang lebih lambat. Seperti sebelum-sebelumnya, ban balap kami selalu memberikan dukungan ideal bagi para pembalap,” 

Motorsports: DTM race Moskau 2016
Motorsports: DTM race Moskau 2016
Motorsports: DTM race Moskau 2016

gass om….

Tinggalkan Balasan