Suryanation Motorland Goes To Yokohama Hot Rod Custom Show 2016

Pertamax7.com,  Suryanation Motorland Goes To Yokohama Hot Rod Custom Show 2016

Suryanation Motorland Goes To Yokohama Hot Rod Custom Show 2016

Builder-builder Suryanation Motorland Kunjungi Workshop Builder Jepang

  • Rombongan Suryanation Motorland kunjungi workshop Cherry’s Company, Deus Ex Machina Tokyo dan 46 Works.
  • Kaichiroh Kurosu, Matthew Robert dan Shiro Nakajima berbagi ilmu dalam menciptakan sebuah karya.

Foto Yokohama Hot Rod Custom Show 2016

Info resmi dari pulau Jakarta, 8 Desember 2016 – Setelah menghadiri acara Yokohama Hot Rod Custom Show 2016 pada hari Minggu 4 Desember lalu, Rangkaian perjalanan Tim Suryanation Motorland di Jepang berlanjut dengan mengunjungi beberapa workshop  yang sudah dikenal di seluruh dunia antara lain: Cherry’s Company, Deus Ex Machina Tokyo dan 46 Works. Setelah meninggalkan kota Yokohama pada hari Rabu (6/12/2016), rombongan builder Suryanation Motorland langsung menuju Tokyo untuk mendatangi workshop Cherry’s Company milik Kaichiroh Kurosu.

Kaichiroh Kurosu dikenal setelah motor custom garapannya sukses meraih gelar tertinggi sebagai Best Of Show pada ajang Yokohama Hot Rod Custom Show sebanyak tiga kali berturut-turut. Workshop Cherry’s Company menempati tempat yang strategis berada di sudut jalan kawasan Nerima, Tokyo. Kedatangan rombongan langsung disambut akrab oleh Kurosu-San dan beberapa asistennya. “Workshop kami menempati bangunan tiga lantai, lantai 1 untuk areal custom motor, lantai 2 dipakai buat kantor dan workshop khusus sepeda balap, sementara lantai 3 adalah tempat saya tinggal,” ujar Kurosu.

Selama berada di workshop ini para builder banyak bertukar pikiran dan bertanya kepada Kurosu mengenai bagaimana perencanaan menjadi salah satu yang terpenting dalam menghasilkan sebuah karya. Ia menambahkan saat mengerjakan motor dibengkelnya dihitung dari jam kerja. “Kalau tidak diprogram dengan baik kita akan rugi waktu dan mengecewakan kepercayaan customer,” terang builder ramah ini.

Builder pemenang Custom Bike Contest Suryanation Motorland 2016 yang mengunjungi workshop Cherry’s Company pun sangat antusias berada di areal workshop. “Buat workshop kelengkapan alatnya sangat komplit dan saat mengerjakan motor custom sesuai dengan perencanaan. Saya mendapat banyak masukan untuk bengkel agar bekerja lebih terprogram,” ujar M. Yusuf Adib Mustofa dan ketiga rekan yang lainnya.

Sebagai kenang-kenangan tim Suryanation Motorland memberikan plakat. Berupa art work metal plat yang sudah dipinstrip Suryanation Motorland Show Your Pride hasil garapan artis Wawan Junk dari workshop Nerakatau 69 asal Semarang. “Kunjungan ini sangat penting buat empat builder juara Custom Bike Contest Suryanation Motorland 2016 untuk bertukar ilmu dengan builder yang lebih berpengalaman. Nantinya bisa dibawa ke tanah air untuk inspirasi dan berkarya lebih baik lagi,” ujar Ari Kusumo  Wibowo selaku Brand Manager Surya PT. Gudang Garam TBK.

Selesai menyambangi workshop Cherry’s Company, selanjutnya rombongan Suryanation Motorland berkunjung ke Deus Ex Machina yang berada di Shibuya, Tokyo. Untuk sampai di workshop Deus Ex Machina membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari workshop Cherry’s Company. Kedatangan tim Suryanation Motorland disambut oleh Haruka Sawai, PR Manager Deus Tokyo yang sangat ramah. Tim pun langsung diajak untuk mengelilingi beberapa spot yang didesain menarik. “Kita sekaligus makan siang disini menikmati sajian menu yang ditawarkan oleh Deus Ex Machina Tokyo,” ujar Ari Kusumo Wibowo selaku Brand Manager Surya PT. Gudang Garam TBK.

Seperti showroom Deus yang di Canggu, Bali, Deus Tokyo merupakan concept store yang diramu dengan unsur lifestyle dan menyediakan seluruh kebutuhan custom enthusiast. Beberapa motor custom garapan Deus Tokyo juga di display di beberapa sudut ruangan. “Saya jadi terbayang untuk memiliki tempat dengan konsep seperti inidengan konsep bengkel, distro, dan cafe dalam satu lokasi,” ujar Achmad Satya Dharma pemenang Suryanation Custombike Contest dari Medan, Sumatera Utara.

Selain Haruka Tim Suryanation Motorland juga ditemani oleh Matthew Robert, Director Of Motorcycle Operation Japan yang juga sebagai builder Deus Ex Machina di Negeri Matahari. “Selain mengerjakan sendiri motor custom yang kami display kita juga kerap dibantu dan bekerjasama dengan builder-builder yang workshopnya berlokasi Tokyo,” ujar Matthew.

Builder asal Autralia ini juga mengaku sangat kagum dengan motor “Naga Lima”, The Greateast Bike Suryanation Motorland. “Saya sudah tahu sebelumnya keberadaan motor lima silinder asal Indonesia dari teman-teman di Australia dan saya juga melihatnya langsung di Yokohama Hot Rod Custom Show lalu, sungguh ini motor yang sangat keren,” tutup Matthew yang langsung menyampaikanya kepada Yusuf.

Puas berkunjung di dua workshop tersebut, tim menginap semalam di distrik Ikebukuro yang masih di kawasan kota Tokyo untuk beristirahat. Keesokan harinya (7/12/2016),Tim Suryanation Motorland langsung bertolak menuju Gunung Fuji, disana rombongan akan mengunjungi workshop 46 Works milik Shiro Nakajima yang berlokasi di distrik Yatsugatake dengan menempuh perjalanan sekitar 2 jam.

Shiro Nakajima sang pemilik workshop sudah merintis usaha ini sejak 2001 dengan mendirikan bengkel service. “Awalnya saya mendirikan workshop Ritmo Sereno di Tokyo yang khusus menangani perawatan dan restorasi motor BMW, sekarang  bengkelnya sudah berpindah tangan dan dikelola oleh partner saya. Dari Tokyo saya pindah mencari lokasi yang tidak terlalu padat jadi bisa fokus untuk menghasilkan karya,” ujar Shiro Nakajima.

Shiro-San memutuskan untuk membangun  bengkel dengan nama 46 Works yang sesuai dengan keinginannya menjadi seorang builder yang menggeluti dunia custom. Tiga tahun sudah workshop miliknya ini pindah di bawah kaki Gunung Fuji. Area workshop  dibangun dengan lahan yang cukup luas dengan peralatan bengkel yang komplit dan mampu menampung sekitar 20 lebih motor dan  bersebelahan dengan tempat tinggalnya.

Ia menceritakan angka 46 yang dipilih sebagai nama workshopnya ini memiliki makna yang mendalam.  “Angka 46 ini selain keberuntungan buat saya juga merupakan singkatan nama depan saya dalam ejaan Jepang. Empat itu disebut ‘shi’ sedangkan enam  ‘roku’ ,” ujar builder yang piawai menangani mesin model boxer dan banyak dipercaya oleh brand pabrikan untuk meng-custom motor.

Tinggal di distrik yang jauh dari keramaian kota membuat Shiro dituntut untuk mengerjakan sendiri seluruh proses penggarapan motor. Untuk mencari sparepart dia mengatakan bisa memesan  melalui internet, sementara diluar itu Ia harus mengerjakan sendiri proses restorasi dan membangun motor mulai dari membuat ubahan rangka, bodi, serta pengecatan karena tidak ada satu orang pun asisten yang membantunya.

Melihat dari apa yang dikerjakan oleh Shiro Nakajima tentunya dapat memicu empat builder pemenang Custom Bike Custom Contest Suryanation Motorland yang melakukan perjalanan ke Jepang ini untuk bisa menghasilkan karya walaupun menemui berbagai keterbatasan. “Saya salut, seorang builder sekelas Shiro Nakajima tidak memiliki asisten dan seluruh perkerjaan dilakukan sendiri dan tidak tergantung dengan orang lain. Selain itu, pribadinya juga sangat bersahabat dan low profile.” ujar Dian Toto pemenang Suryanation Motorland Region Palembang.

Bagi Tommy Dwi Djatmiko salah satu juri Suryanation Motorland, ia melihat sosok Shiro Nakajima sebagai builder yang ideal dan menjadi mimpi bagi kebanyakan builder.“Memiliki workshop yang besar dengan desain bangunan seperti hanggar dan terletak di tempat yang sunyi. Jadi builder bisa benar-benar  fokus saat bekerja, “ tutup builder yang akrab disapa Mastom ini.

irfan-
Semoga berguna Gan
ikuti berita terbaru dan silaturahmi via
•    email : pertamax7blog@gmail.com
•    Facebook : pertamax7.wordpress.com
•    twitter : @ipanase
•    Google+ : ipanase megison
•    Intagram : pertamax7
•    nike+ : pertamax7
Wonogiri Sukses

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan