jump to navigation

Laporan Lengkap MOTUL INGENIOUS WINNER trip ke Motegi Jepang Oktober 21, 2016

Posted by ipanase in : balap, info otomotif, motogp, pertamax7.com , trackback
KTM Indonesia

Pertamax7.COM, Laporan Lengkap MOTUL INGENIOUS WINNER trip ke Motegi – Jepang

Motul Rhythm Competition

Motul Rhythm Competition

Masih ingat dengan kompetisi unik dari Motul mengenai ritme suara-suara mesin motor pada pada bulan Juni kemarin?

MOTUL INGENIOUS WINNER

Ya, Motul Rhythm Competition… salah satu promo akbar yang diberikan oleh motul mengawali kampanye kegiatan marketingnya di tahun ini.

Dharmawan Kusna Handoyo, seorang pria asal Bali yang berkecimpung di dalam usaha cctv dan video shooting, serta memiliki hobi ‘endurance’ dengan dirtbike dalam berbagai event kompetisi maupun sekedar silahturahmi. Dharmawan mampu membuat kagum dan mencuri perhatian dari para tim juri di tanggal 26 Juni 2016 lalu di Jogjakarta, dimana penentuan pemenang grand prize diadakan.

“Meskipun tidak seperti video biasanya pada umumnya, tapi kami melihat video Dharmawan ini adalah suatu karya yang kreatif. Ditambah lagi, dia mampu perform live di depan orang banyak dengan ide yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh siapapun,” tutur Johan Wijaya, Business Development Motul di Indonesia.

Sebagai pemenang Motul Rhythm Competition, Dharmawan berhak mendapatkan satu tiket ke Twin Ring Motegi – Jepang untuk menyaksikan balapan kuda besi dalam seri Motul Grand Prix of Japan, dimana Motul menjadi title sponsor pada seri GP Jepang ini.

HE JOURNEY – MOTUL GP of JAPAN

Day 1 – Shinjuku

Dharmawan berangkat dari Denpasar menuju Jakarta pada tanggal 13 Oktober 2016, menyempatkan diri bertemu teman-teman di Jakarta yang kemudian diantar kembali ke bandara Soetta Jakarta untuk mengejar pesawat malam pukul 11.30 menuju Haneda – Jepang.

Memiliki background fotografi dan video shooting, Dharmawan pun hampir tidak pernah lepas dari kameranya. Beberapa foto di pesawat saat lepas landas dan mendarat pun menjadi sasaran tembaknya.

Sesampainya di bandara Haneda, waktu telah menunjukkan hampir pukul 09 pagi (waktu di Jepang 2 jam lebih cepat dari Jakarta) – berarti kurang lebih penerbangan langsung selama 7 jam. Bisa kebayang rasanya gimana ya itu… Akan tetapi, semua kepenatan dan kelelahan itu seolah-olah terbayarkan oleh hangatnya sambutan tim Motul di Jepang, mulai dari penjemputan di bandara sampai dengan makan siang dan berkeliling sejenak di daerah Shinjuku.

Goodie bag yang berisikan berbagai jenis merchandise pun menjadi sasaran berikutnya setelah berkeliling. Dengan kacamata Motul by Rudy Stock, Dharmawan pun berpose layaknya model professional, “I feel so cool with Motul,” tuturnya. Kemudian interview singkat dilakukan dan diupload di facebook Motul Indonesia untuk menyambut teman-teman pengguna Motul lainnya.

Day 2 & 3 – Mito & Shinjuku

Perjalanan dari Shinjuku menuju sirkuit Twin Ring di Motegi memakan waktu yang cukup panjang; 3 jam dengan bus.

Hari kedua dan ketiga dihabiskan untuk menyaksikan kegiatan Qualifying dan Race Day dari balapan MotoGP seri Motul Grand Prix of Japan, melalui VIP Hospitality Suite ataupun melalui paddock access yang lebih dekat dengan track balapan.

Dharmawan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi secara langsung paddock dari tim Yamaha Tech3, yang merupakan salah satu tim yang disponsori oleh Motul. Dalam kunjungannya ini, dia mendapat penjelasan mengenai beberapa hal dari Chief engineer tim Tech3, dapat menyaksikan langsung bagaimana produk Motul digunakan di dalam paddock, yg bukan hanya oli mesinnya saja, melainkan beberapa produk lain seperti minyak rem, coolant, pembersih dan lain sebagainya.

Gregoire Zaugg & Helene Zaugg, yang merupakan anak dari pemilik bisnis Motul di Perancis, menyempatkan diri untuk menyambut Dharmawan pada saat akan dilakukan Pit Lane Walk, dimana peserta dapat menyaksikan dari jarak yg cukup dekat ke masing-masing pit untuk melihat apa yg dikerjakan oleh para crew.

Wow! dimana-mana tulisannya Motul, kenceng banget sponsornya Pak,” decak kagum Dharmawan seketika melihat sirkuit Twin Ring Motegi yang dihias dengan warna dominan merah dan putih logonya Motul, sambil berfoto ria di seluruh pemandangan yang ada di sirkuit Twin Ring ini, termasuk paddock girls. 😉

Satu Quiz dalam bentuk video sempat dibuat dengan bantuan Dharmawan ketika berada di sekitaran sirkuit, dan memperebutkan hadiah berupa Topi official merchandise dari MotoGP – Motul Grand Prix of Japan.

Day 4 – Tokyo 360

Hari keempat ini merupakan hari tambahan atau extension, dimana kali ini Dharmawan ditemani oleh tim Motul melakukan adventure sendiri tanpa plan dengan tema “Let’s get lost till you drop”.

Dimulai dari Shinjuku stasiun, pertama kalinya mencoba naik subway setelah bertanya beberapa kali

Kepada orang-orang sekitar yang kebanyakan hanya bisa menjawab dengan body language, hingga kami sempat antri di tempat yang salah untuk membeli tiket; namun akhirnya dengan kesabaran dan modal nekad, kami pun menemukan tempat penjualan tiket subway yang benar.

Pemberhentian pertama adalah Yuradakucho – Ginza district, disambung dengan Akihabara, kemudian Ueno dan kembali ke Shinjuku.

Kelelehan dan stamina yang menurun terpancar dari raut wajah Dharmawan pada malam keempat di Jepang kali ini. “Bukan apa, Pak…. Sudah beberapa hari ga kena nasi yang benar,” Dharmawan berusaha menjelaskan keadaannya saat itu. Cukup sulit ternyata untuk dapat menemukan makanan yang memiliki menu dengan nasi, terutama nasi pulen (bukan nasi lembek atau ketan yg mudah ditemukan)

Sedikit obrolan yang diungkapkan oleh Dharmawan, “Bagaimana perkembangan penjualan atau trend Motul dengan adanya kegiatan sponsor atau marketing sejenis ini, Pak?”

Ternyata sangat pemerhati juga ya, Bli yang satu ini; maklum, usahawan juga si.

“Ya, namanya kegiatan marketing. Ada yang merupakan investasi jangka panjang, ada juga yang merupakan hard selling. Tapi, secara overall, sampai kuartal ketiga ini, Motul masih grow dibanding periode yg sama tahun lalu,” jawab Johan.

Day 5 & 6 – Jakarta & Bali (Home Sweet Home)

Pada hari kelima, tidak ada lagi kegiatan yang dilakukan, hanya memanjakan diri di dalam kamar hotel untuk mencoba memulihkan stamina, kemudian bermain game ‘pachinko’.

“Coba-coba, Pak. Kok kayaknya orang-orang pada seru mainnya begitu,” komentar Dharmawan melihat orang-orang Jepang yang senang bermain game itu. Game Pachincko ini hampir dapat ditemukan di setiap sudut dari negara yang terkenal dengan Samurainya ini.

Perjalanan ke Bandara Narita pun dilakukan dengan menaiki bus dari depan hotel, mengingat cukup banyak barang bawaan.. jadi agak riskan untuk naik kereta api dengan ribetnya barang bawaan.

Dharmawan menginap 1 malam di Jakarta sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan ke Denpasar untuk kembali bertemu dengan keluarga dan bagi-bagi hadiah atau souvenir.

Sayonara, Bli … terima kasih atas kerjasamanya selama perjalan Motegi ini berlangsung! Have a safe flight back!

Last,, selamat buat pemenang Motul Rhythm Competition ,, mantabh ke jepang lihat kemenaangan Marc Maquez menjadi Juara Dunia MotoGP 2016 .. btw cerita ke jepang pasti seru ya,, unik

Semoga berguna Gan
ikuti berita terbaru dan silaturahmi via
•    email : pertamax7blog@gmail.com
•    Facebook : pertamax7.wordpress.com
•    twitter : @ipanase
•    Google+ : ipanase megison
•    Intagram : pertamax7
•    nike+ : pertamax7
Wonogiri Sukses

 

 

About these ads

Komentar»

1. Ardiantoyugo - 10/21/2016

Nyang…

Suzuki V-Strom 250: http://wp.me/p7LBn5-28w



%d blogger menyukai ini: