Yamaha Mio Harga Pabrik Rp.9,3 jutaan, Sampai Konsumen Rp.14,8 Jutaan Karena Pajak dan Bea Lain » Pertamax7.com
jump to navigation

Yamaha Mio Harga Pabrik Rp.9,3 jutaan, Sampai Konsumen Rp.14,8 Jutaan Karena Pajak dan Bea Lain Juli 27, 2016

Posted by ipanase in : otomotif, pertamax7.com, yamaha , trackback
KTM Indonesia

Pertamax7.com, Yamaha Mio Harga Pabrik Rp.9,3 jutaan, Sampai Konsumen Rp.14,8 Jutaan Karena Pajak dan Bea Lain

perbedaan yamaha Mio Z dengan yamaha Mio M3 pertamax7.com

perbedaan yamaha Mio Z dengan yamaha Mio M3 pertamax7.com

^ diatas adalah ilustrasi yamaha Mio

banyak pemirsa yang masih tanya kenapa harga motor dalam faktur ( bisa dilihat di bpkb ada semacam surat/ kwitansi harga motor ) harganya jauh dibawah harga on the road ..

bagi yang tahu tentu sudah ga tanya karena itu adalah harga faktur/ off the road , lalu bagaimana cara menghitungnya? kembali mencuat kala menurut perhitungan KPPU modal bikin motor matic 110-125 cc itu cuma Rp.7 juta katanya, terus dijual ke konsumen Rp.15 juta … nih ada  Tabel Struktur Harga Yamaha Mio (presentasi Yamaha dalam sidang KPPU)

poin Dalam Rp.
Harga Pabrik      9.325.500
PPN         932.550
PPH            41.695
Harga termasuk pajak    10.300.015
Margin Kotor Diler utama dan diler penjual       1.629.985
Harga Konsumen Off The Road (termasuk PPN)     11.930.000
Biaya pengiriman          132.000
PPN (yang dibayar konsumen)       1.084.545
Pajak Bea Balik Nama & STNK-BPKB      2.950.000
On The Road (harga ke konsumen) 14.880.000

sudah jelas kan mengapa dari Yamaha Mio Harga Pabrik cuma Rp.9.325.500 lalu di tangan konsumen ( nampaknya OTR Pulau Jakarta menjadi Rp.14,880,000 ) … ada banyak pajak dan bea yang perlu di perhatikan

nah info dari Dyonisius Beti Executive Vice President YIMM kepada kompas oto setelah membeberkan perhitungan diatas menjelaskan

harga produksi Skutik Mio sebesar Rp 9.325.550.

“Lalu kenapa harga di pasar Rp 14,8 juta? karena di Indonesia ada peraturan pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai, PPh (Pajak Penghasilan, biaya balik nama STNK dan BPKB,”

“Jadi tidak benar bahwa beban konsumen itu berlebihan, karena 42 persen konsumen harus membayar pajak,”

“Dan tidak benar pula terjadi pengaturan harga, faktanya tidak benar terjadi dan kami tidak mengikuti kenaikan Honda karena kami punya strategi sendiri yang berdasarkan kebijakan perusahaan seperti faktor kenaikan upah tenaga kerja, exchange rate, bahan baku, dan lain sebagainya,”

Lastly, ada pemirsa yang masih bingung? atau baru tahu?

Semoga berguna Gan
ikuti berita terbaru dan silaturahmi via
•    email : pertamax7blog@gmail.com
•    Facebook : pertamax7.wordpress.com
•    twitter : @ipanase
•    Google+ : ipanase megison
•    Intagram : pertamax7
•    nike+ : pertamax7
Wonogiri Sukses

 

 

Komentar»

1. kobayogasblog - 07/27/2016
2. ardiantoyugo - 07/27/2016

akehe pajeke…

Touring bareng Supra GTR 150: http://wp.me/p1eQhG-1SQ

3. null - 07/27/2016

naahhh pajak udah berapa persen sendiri ituuu hahaha yg perlu diselikidi siapa coba kalo dah gini??

4. Yudha - 07/27/2016

berarti yg musti di tuntut itu pemerintah, karena pajek nya kebanyakan..haha

5. sule - 07/27/2016

Kppu harus usut pemerintah kenapa ngasi pajak banyak2 klo perlu copot jokowi klo ga bisa bikin harga motor 10 juta dah gitu aja

6. tata - 07/27/2016

pajakee gilani

ipanase - 07/28/2016

josssss

7. Presiden autopilot jungkir balik meroket - 07/27/2016

Ini cangihnya negara kita, pajak bertumpuk tapi nyalahin persaingan usaha, coba ppn gak berlapis lapis, pajak kendaraan di bikin 1 lapis aja, harga 10-11 jeti tembus lah, yang salah pemerintah, atpm yang di kejer kejer, makin ngakak sama negara ini, toh pajak banyak banyak buat apa? Pembangunan? Negeri autopilot gini kok pajak penting? Mending duit pajak bebas, biar rakyat idup secara auto pilot saza

ipanase - 07/28/2016

auti pilot?

8. bang herman - 07/27/2016

yang mahal itu PL nya ( pungutan liar)

ipanase - 07/28/2016

ngeri ya?

9. Yudis - 07/27/2016

PPN kui kanggo opo

ipanase - 07/28/2016

pajak

10. jbat - 07/27/2016

Itu baru motor terus kalo mobil segimana tuh pajak?

ipanase - 07/28/2016

banyakan moge

11. jbat - 07/27/2016

Eh tp kl beli motor suka diminta biaya bea balik nama (bbn) +-200rb kan? Dulu, ga tau sekarang berapa2nya 🙂

ipanase - 07/28/2016

bbn 200 rb dari mana om?

12. (penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari) - 07/28/2016

harga buat konsumen nyicil 1th jadi 16jt
nyicil 2th jadi 18jt
nyicil 3th jadi 20jt

kasian banget masyarakat indonesia…

ipanase - 07/28/2016

nyicil ga ada hubungan sama harga pabrik om, itu leasing

13. (penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari) - 07/28/2016

kayaknya jawaban honda ga beda jauh…

nah ketauan kan sekarang yang bikin mahal motor itu siapa ?

heran deh moso motor baru ada bea balik nama bbn ??? kalo motor seken wajarlah kan ganti kepemilikan…
ppn 10% kenapa 2x ???

jujurlah pada masyarakat…

14. yimmlemoottt - 07/28/2016

kok harus dijelasin begini sih? emang KPPU ga crosscheck dulu apa? di sisi produsen bagaimana mementukan harga, disisi departemen perindustrian (misalnya) gimana analisisnya…. jangan hanya buat kesimpulan dasar langsung teriak2 “eureka!!!”… “saya lihat kuman di seberang lautan!!!”…

ipanase - 07/28/2016

nah nah panjang

15. respirator - 07/28/2016

Pajak lah yang bikin harga menggila………………..

ipanase - 07/28/2016

polll

16. KPPU Goblok - 07/28/2016

KPPU Goblok … bicara kartel.
Coba Cek itu Monopoli Gajah2 di dunia Otomotif.
Pabrik juga merangkap Main Dealer juga merangkap Dealer dan Dealer Independent di biarkan mati

ipanase - 07/28/2016

antar diler semerk saja rebutan konsumen om, kasih diskon2 hadiah2

17. daud - 07/29/2016

aaah kalian cuma ngeliat air permukaan saja.
yamaha dan honda di tuntut begitukan biar KPPU dapat duit.
sekarang kenyataan nya cuma 2 merk ini yg bersaing.

KPPU merasa Y&H cm punya 2 pilihan
1. ke pengadilan trus kalah dan turunin harga jual = rugi banyak
2. bayar KPPU, KEMUDIAN SKENARIO tuntutan di mentahkan di pengadilan karena tidak ada persaingan kartel = harga tetap = untung tetap melimpah.

18. daud - 07/29/2016

yg perlu di cek itu HONDA TOYOTA MITSUBISHI DAIHATSU
tuh BRAND MOBIL.

kualitas bintang 2 harga bintang 5.

mobil 500jt fitur gitu2 aja, mesin gitu2 aja, body gitu2 aja, KESELAMATAN gitu2 aja, kualitas gitu2 aja

19. agi - 08/05/2016

kalau ada PPH itu pajak apa ya?



%d blogger menyukai ini: