Banjir Pulau Jakarta Lumpuhkan Pabrik Toyota , Daihatsu dan Astra Honda Motor

pertamax7.com, biasanya Bulan Januari, kini bulan Februari jadi kunjungan banjir di pulau jakarta, nah seperti biasa, najir pulau seberang ini tentu menimbulkan banyak kerugian baik materi maupun non materibanjir jakarta lumpuhkan pabrik toyota dan daihatsunah banjir jakarta 9 februari 2015 membuat duo pabrikan sejoli yakni ToyoDa dan Daihatsu meliburkan karyawannya karena banjir air bah ini..

seperti screenshoot diatas dari kompas.com,  Pabrik perakitan mobil   Astra Daihatsu Motor di Sunter, Jakarta Utara lumpuh karena banjir. Hal ini akibat pusat perakitan yang menjadi pabrik mobil terbesar di dunia ini mau tidak mau harus setop operasi akibat pasokan komponen mobil dari vendor terhenti karena banjir…

Banjir Jakarta Lumpuhkan Pabrik Daihatsu dan Toyota Indonesia 004 pertamax7.com

berbeda lagi dengan Toyoda, Bob Azam, Direktur PT Toyota Motor Manufactruing Indonesia kepada KompasOtomotif mengatakan Seluruh karyawan sudah resmi libur hari ini

akibat banjir ini, pabrikan 3 sinergi ini mengentikan seluruh aktivitas bisnis maupun produksi komponen …. sebagai catatan, Toyoda mempunyai pabtik di sunter jakut untuk pencetakan ( casting ), pengelasan ( welding ) , pengecatan ( painting ) dan perakitan ( assembling )…  Pabrik toyota sunter ini memproduksi komponen utama dari mobil yakni mesin aka engine, body dll untuk di rakit di karawang….

TOYOTA DAIHATSU lumpuh, AHM jua

David Budiono, Direktur Produksi, Rekayasa, dan Belanja AHM mengatakan bahwasanya semua pabrik milik AHM di Pegangsaan (Kelapa Gading) dan Sunter, Jakarta Utara, Setop Produksi…

Banjir Jakarta Lumpuhkan Pabrik Daihatsu dan Toyota Indonesia 003 pertamax7.com Banjir Jakarta Lumpuhkan Pabrik Daihatsu dan Toyota Indonesia 002 pertamax7.com

Banjir Jakarta Lumpuhkan Pabrik Daihatsu dan Toyota Indonesia 001 pertamax7.com

foto banjir pulua jakarta diambil dari mbah google dengan kata kunci ” banjir jakarta 9 februari 2015 “

semoga cepat surut

18 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan