Ungkapan Duka Dari AirAsia Setelah Serpihan dan jenazah kecelakaan Pesawat AirAsia QZ 8501 ditemukan

pertamax7.com, sudah confirm kalau serpihan dan jenazah yang ditemukan di lautan adalah benar dari pesawat airasia yang jatuh ,,,

AirAsia-debris-3

Baca : Berduka, 3 Jenazah diduga Korban kecelakaan Pesawat AirAsia QZ8501 ditemukan Basarnas

kecelakaan Pesawat AirAsia QZ8501 hilang dari pantauan radar otoritas penerbangan Indonesia, Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat jurusan Surabaya-Singapura berpenumpang 155 orang dan 7 awak ini, terakhir kali terekam berada di atas perairan Belitung pada pukul 06.16. dan pada Selasa 30 Desember 2014 di ketemukan puing2nya “Penemuan tadi pukul 14.30, pada jarak 105 mil laut dari Pangkalan Bun, ini dia ungkapan duka dari pihak airasia…

INFORMASI TERKINI TERKAIT PENERBANGAN AIRASIA QZ8501 (PER 30 DESEMBER 2014 18:00 WIB GMT+7)

SURABAYA, 30 DESEMBER 2014 – AirAsia Indonesia dengan sangat menyesal menginformasikan bahwa Badan SAR Nasional (BASARNAS) hari ini mengkonfirmasi bahwa serpihan pesawat yang ditemukan siang tadi adalah bagian dari pesawat QZ 8501 yang hilang kontak dengan air traffic control (ATC) pada 28 Desember 2014.

Adapun serpihan pesawat tersebut ditemukan di kawasan Selat Karimata, sekitar 110 mil laut barat daya dari Pangkalan Bun, Kalimantan.

air_asia

Pesawat QZ 8501 yang hilang kontak berjenis Airbus A320-200 dengan registrasi PK-AXC yang membawa 155 penumpang terdiri dari 137 orang dewasa, 17 anak-anak, dan 1 bayi. Selain itu, juga terdapat 2 pilot, 4 awak kabin dan 1 teknisi.

Adapun saat ini, operasi SAR dan investigasi terkait serpihan yang ditemukan di lokasi masih berlangsung. AirAsia Indonesia juga telah mengirimkan personilnya ke lokasi pencarian dan akan secara penuh bekerja sama dengan BASARNAS, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan otoritas terkait lainnya selama investigasi berlangsung.

Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko mengatakan, “Kami sungguh terpukul atas kejadian ini. Kami menyampaikan simpati kami kepada seluruh keluarga dan kerabat penumpang QZ 8501 serta keluarga dari rekan-rekan kami yang berada di penerbangan tersebut.”

Sementara itu, Group Chief Executive Officer AirAsia, Tony Fernandes menambahkan, “Saya sungguh sedih atas kejadian ini. Ini adalah tragedi bagi kami semua di AirAsia. Kami saat ini masih menunggu perkembangan terkait operasi pencarian dan evakuasi, dan prioritas utama kami saat ini adalah anggota keluarga dari penumpang QZ 8501.”

AirAsia Indonesia akan mengundang seluruh anggota keluarga penumpang QZ 8501 ke Surabaya, dimana kami akan memberikan tim konseling khusus kepada setiap keluarga guna mendukung dan memastikan segala kebutuhan mereka terpenuhi. Kami juga telah mengundang berbagai konselor psikologi dan spiritual termasuk para pemuka agama guna memberikan dukungan moril kepada seluruh keluarga penumpang.

AirAsia akan terus memberikan informasi terkini terkait proses pencarian dan evakuasi. Bagi seluruh keluarga penumpang QZ 8501 dapat menghubungi emergency call center kami di nomor 021-29270811 atau 031-8690855 atau 031-2986790 (Surabaya).
Doa dan harapan kami terus menyertai keluarga dan kerabat penumpang QZ 8501


versi asli bahasa inggris dari airasia

AirAsia Indonesia Flight QZ8501 Update (as of 30 December 2014 18:00 PM (GMT+7)

AIRASIA INDONESIA FLIGHT QZ8501 

AS OF 30 DECEMBER 2014 18:00 PM LT (GMT+7)

 

SURABAYA, 30TH DECEMBER 2014 – AirAsia Indonesia regrets to inform that The National Search and Rescue Agency Republic of Indonesia (BASARNAS) today confirmed that the debris found earlier today is indeed from QZ8501, the flight that had lost contact with air traffic control on the morning of 28th. 

 

The debris of the aircraft was found in the Karimata Strait around 110 nautical miles south west from Pangkalan Bun. The aircraft was an Airbus A320-200 with the registration number PK-AXC. There were 155 passengers on board, with 137 adults, 17 children and 1 infant. Also on board were 2 pilots, 4 cabin crews and one engineer.

 

At the present time, search and rescue operations are still in progress and further investigation of the debris found at the location is still underway. AirAsia Indonesia employees have been sent to the site and will be fully cooperating with BASARNAS, National Transportation Safety Committee (NTSC), and relevant authorities on the investigation.  

 

Sunu Widyatmoko, Chief Executive Officer of AirAsia Indonesia said: “We are sorry to be here today under these tragic circumstances. We would like to extend our sincere sympathies to the family and friends of those on board QZ8501. Our sympathies also go out to the families of our dear colleagues.” 

 

Tony Fernandes, Group Chief Executive Officer of AirAsia added: “I am absolutely devastated. This is a very difficult moment for all of us at AirAsia as we await further developments of the search and rescue operations but our first priority now is the wellbeing of the family members of those onboard QZ8501.” 

 

AirAsia Indonesia will be inviting family members to Surabaya, where a dedicated team of care providers will be assigned to each family to ensure that all of their needs are met. Counsellors, religious and spiritual personnel have also been invited to the family center to provide any necessary services. 

 

Further information will be released as soon as it becomes available. An emergency call centre has been established and available for families seeking information. Family members of QZ8501, please contact:

 

Malaysia: +60 3 21795959

Indonesia: +62 2129270811

Singapore: +65 63077688

Korea: 007 98142069940

 

Our thoughts and prayers remain with the families and friends of our passengers and colleagues on board QZ8501.


 

turut berduka sedalam-dalamnya 🙁

19 KOMENTAR

Apa Komentar Pemirsa ?