Berkendara sambil sms maupun telepon dapat didenda hingga Rp. 750.000 setuju nggak gan?

apa yang terlintas di benak pemirsa kalau nemu pengemudi kendaraan bermotor asyik sms an atau telepon di jalanan?

pemotor maupun pengemudi mobil acap kali dengan santainyaa sms atau nelpon kala berkendara…

kemudian muncul ini, sms an terancam denda Rp. 750.000 , mas brro sekalian setuju??

baca sms denda 750 ribu

setuju? penggila bbm sms chat telpon saat pengemudi ( pengguna hape saat berkendara ) dipastikan bakal mencak-mencak…

 

^ ilustrasi

lagi?

kenapa gambarnya serem gan  ( serem aja banyak yang masih nekat koq, apalagi yang nggak serem, wkwkwk 😀 )

ternyata artikel ini sudah pernah diutarakan suhu blog, dah lamaaaa banget

mana pasalnya? ane kutip dari punya bang haji, hehhehhee

Pasal 106
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

sms an jelas jelas lagi nggak sadar, aka kesurupan plus kehipnotis hapenya…. so apa efeknya?

Pasal 283
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana
dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)

 

max Rp 750.000 saja, akankan menimbulkan efek jera?

 

so kapan pengaplikasian nya??????

wani piro 😆

semoga berguna dan menjadi pembelajaran bersama ya gan…..

artikel SMS< telpon dengan kecelakaan lalu lintas…

63 KOMENTAR

  1. pernah jejerin muda mudi lg naek motor,yg laki bwa mtor smbil sms posisi agak nengah,langsng tak blayer2 skalian sambil nyalip biar kaget skalian.
    mangkel bget liat org kek gtu

  2. kalo ngobrol dgn boncenger piye?
    Kalo dengerin musik smbil montoran piye?
    Kalo nyanyi2 smbil montoran piye?
    Liat gps smbil montoran?
    Nelpon dgn headset?

    Tolong djwb para suhu..apakah smw yg ane lakukan diatas itu slh?

    • kl nyanyi boleh,kl dengerim ngga..mau kepala lo diinjak truck ban 10?syukur kl ga tuli.kl tuli ibu lo nangis tar cong!

    • Pendapat pribadi:
      1. Boleh, liat sikon lah, kalau lagi rame trus lagi kenceng juga apa masih mau ngobrol? kaya yg kedengeran aja hehe
      2. Boleh, itu selalu ane lakuin, tapi jangan pol suaranya, pokoknya hiruk pikik lalu lintas harus tetap bisa kedengeran. Yang salah itu yang sampe hiruk pikuk gak kedengeran, selain bahaya ya ngerusak kuping juga kale…
      3. Boleh, tapi kalau kekencengan bisa merusak hari orang 😀
      4.Boleh asal pake hanger dan jangan dipanteng terus liatnya, please deh 😀
      5. Boleh, intinya kan tidak melepas satu tangan dari stang karena bisa mengacaukan pengendalian…SMS, BBM, Wasap, Line dll kan KUDU dipencet/ ketik.

  3. SETUJU…!
    – dngerin musik pke headset smbil naek mtor bahaya om,tar ada yg klakson ga denger lo..piye kui?
    – liat gps mending minggir dlu om,krn konsen kita terpecah,bkan di jalan lg tp di gadgetnya…
    – mending minggir dulu 🙂
    Bukan sok tau tp demi kbaikan diri sndri jg. Aplgi klo udh liat cntoh yg udh ada.. Ngeri n miris om

  4. SETUJA!!! gue paling sebel kalo liat oknum naik motor sambil smsan …ga alay ga abg tua…ngagokin pengendara yg lain..

  5. jangankan 750 naik sampe 1 jt pun gw setuju

    kaya penting banget aja SMS sampe waktu ngendaliin motor pun SMS,kalo emang penting minggir dulu baru dibalas

  6. sekalian buat artikel tentang bahaya buat ganti stop lamp warna putih Pan. bikin silau pengendara di belakangnya…. bahaya..

  7. gak setuju, karena menurut gw dendanya terlalu kecil. kalau bisa sih minimal 10 juta, biar efek jeranya makin terasa.

  8. AE: Loved your cameos on “The Big Bang Theory.” What is it like to see the “geek culture” come alive on that show? LB: Well between both “Big Bang” and “Community” it has really opened up a lot a whole new can of worms in terms of fandom for me. Both of these shows have their own independent fandoms. Once you cross those fandoms man it gets really wild. It is a lot of fun. It has been great to see 25 years later “The Next Generation,” that version of “Star Trek” become a part of popular culture is a beautiful thing. That is not easy to do. The original “Star Trek” did that. It could have gone horribly wrong. I know what it feels like with the sense of responsibility in trying to take a beloved brand and trying to reinvent it or reboot it. Having done that with “Reading Rainbow” I was hugely informed by watching Paramount and “Star Trek” over the years. I saw what they did right and what they did wrong. It is hugely informative to me as the co-founder of this company and the steward of this brand.

Tinggalkan Balasan