Motogp Australia 2013 gunakan sistem Pit Stop untuk ganti ban karena Galaknya Aspal baru Philip Island

ban, sebuah komponen vital nan krusial dalam sebuah sepeda motor, apalagi untuk menghandle over than 200 HP on the wheel dan G akibat penggunaan rem depan yang Gila-Gilaan..

kasus asutralis ini unik, katanya sih menggunakan format ASPAL baru yang lebih galak nakal dan jahat kepada Ban…..

untuk pertamax dalam sejarah motogp, race yang sudah lama ini memakai sistem PISTOP……….  tanya kenapa?

brigestone selaku pemasok tunggal ban motogp mengatakan bahwa mereka tidak menjamin penggunaan ban slicknya lebih dari 14 laps di australia,, gaswat..

kenapa pihak BAN bersikap demikian?

ban brigestone motogp

pihak brigestone menuding kalau permukaan aspal baru sirkui philips island yang halus mulus, daya cengkram sangat baik dan meningkat daripada aspal sebelumnya harus dibayar sangat mahal dengan tidak bertahan lamanya BAN BRIGESTONE yang dikatakan aspal mulus tersebut meningkatkan suhu BAN sehingga ban cepat AUS dan endurance dari BAN MOTOGP itu sendiri menurun drastis…..

apa nggak serem gan, apalagi tipikal gambar 1 om Marquez 93 yang boros ban, semakin jelas cepat habisnya ban , yang bisa berakibat seperti ini…

aspal baru….

namun daya cengkram yang baik ini secara signifikan meningkatkan lap time, walau sempet nabrak burung

tetep bisa pecah record.

DORNA, FIM, race direction bekerja sangat cepat dan PRO dalam kasus ini. salut…… brigestone….. angkat tangan

safety commision motogp

untuk itulah, mereka mengumumkan adanya perubahan dengan penambahan sesi PIT STOP

untuk kelas motogp, WAJIB kembali ke pistop paling enggak satu kali untuk berganti motor yang sudah di setup ban baru yang masih fresh… sesuai pengumuman dari pihak brigestone yang sama sekali tidak menjamin keamanan ban nya kala melibas lebih dari 14 laps, tetntunya dengan alaasan safety ( nama baik brigestone dipertaruhkan disini )….

mengenai tidak bertahannya ban brigestone itu, pihak BAN memaksa dengan keras agar pebalap menggunakan ban kompon keras ( HARD tipe ). sistem pistop menggunakan format flag-to-flag seperti saat ganti ban kering ke ban basah, namun kali ini pistopnya menggunakan ban SLICK ke SLICK…

unik bukan serie australia ini, berbeda dengan tahun lalu, dikarenakan aspal hitam yang dikambing hitamkan, guna mengurangi tergelincirnya pebalap di lintasan pihak brigestone sudha mewanti-wanti…..

kalau motogp pakai pistop, moto3 class sama moto2 gimana gan?

ok, moto3 no problemos, namun di kelas moto2, jelas masalah besar, dikarenkan tidak mencicipi aturan pistop, pihak penyelenggara pun memangkas jumlah LAPS dari 25 menjadi 13 laps saja ( jaga aman dari wanti-wanti batllax yang 14 laps ), so, kalau besok om matteo yang komentar, bisa jadi kita akan PUASSS melihat komentar2 pedas yang meledak ledak serta menyalak keras…

oh iya, guna menambah grip dan daya tekan ban ke aspal, kelas MOTOGP bakal ditambah berat nya sekitar 3 KG, waw, makin beratt


berikut regulasi dadakan MOTOGP AUSTRALIA philips island 2013..

Information From Race Direction

MotoGP™ RACE SUNDAY 20th OCTOBER

Phillip Island

We have been notified by Bridgestone that they are unable to guarantee safety of their rear slick tyres beyond 14 laps. It has therefore been decided to make the following changes to the MotoGP class race in the interests of the safety of the riders.

1. The race distance will be 26 laps.

2. Every rider will be required to enter the pits and change to his second machine with fresh tyres at least once during the race.

3. No rider is permitted to make more than 14 laps on any one slick rear tyre.This means that a bike/tyre change before lap 12 will require a second bike/tyre change to finish the race.

4. Riders using “Factory” and “Satellite” machines will be required to use the “hard” option tyre (B51DR). Extra quantity will be allocated by Bridgestone.

5. Riders using CRT machines will be required to use CRT “hard” option tyre (B50DR). Extra quantity will be allocated by Bridgestone.

6. The pit lane speed limit zone will be extended both on entry and exit, and the exit route to rejoin the track will be marked by a white line in the runoff area. Crossing this line whilst rejoining the track from pit lane will result in a penalty.

Race Direction

19th. October 2013

#

1. menjadi 26 laps

2. Setiap pengendara akan diminta untuk masuk pit stop dan ganti motor serta ganti ban segar setidaknya 1 kali.

3. Tidak ada satupun  pebalap yang diperbolehkan untuk race lebih dari 14 lap sehingga sebelum laps ke 12 sudah harus ganti motort mesin dan ban.

4. team pabrikan dan team satelit menggunakan ban kompon keras dengan seri ( B51DR )

5. kelas CRT gunakan ban  (B50DR). 

6. The pit lane speed limit zone will be extended both on entry and exit, and the exit route to rejoin the track will be marked by a white line in the runoff area. Crossing this line whilst rejoining the track from pit lane will result in a penalty.

daerah batas kecepatan Pit lane akan diperpanjang baik zona masuk dan zona keluar serta rute keluar untuk bergabung kembali trek akan ditandai dengan garis putih di daerah limpatan, pebalap yang melintasi garis ini akan diberi hadiah pinalty

#


Moto2™ RACE DISTANCE TISSOT AUSTRALIAN MOTORCYCLE GRAND PRIX

Following a formal request from the Official tyre supplier

for the Moto2™ class, Race Direction has taken the decision to adjust the race length for the Moto2 class for the Tissot Australian Motorcycle Grand Prix, 2013, according to Article 1.17.2 of the FIM Road Racing World Championship Grand Prix Regulations.

The decision was taken in consultation with the Official Moto2 tyre supplier in the interests of rider safety.

The full race distance will be 13 laps, full Championship points will be awarded.

Teams are also reminded of the update to Article 2.5.4.9 of the FIM Road Racing World Championship Grand Prix Regulations. Tyres must be used within the parameters as advised by the Official tyre supplier and approved by the Technical Director. Usage parameters include tyre pressure and temperature.

RACE DIRECTION

Phillip Island, 19th October 2013

#moto2 menjadi 13 laps#


Decision Of The Grand Prix Commission

Phillip Island, 19 October

The Grand Prix Commission, composed of Messrs. Carmelo Ezpeleta (Dorna, Chairman), Ignacio Verneda (FIM Executive Director, Sport), Herve Poncharal (IRTA) and Takanao Tsubouchi (MSMA), in an electronic meeting held on 19th. October 2013 at Phillip Island, made the following decision:

Sporting Regulations

Effective Immediately

Currently the Race Direction is the only body competent to change the length of a race. This competence has been extended to authorise Race Direction to be able to change the length of a race outside of the minimum and maximum lengths defined elsewhere in the regulations.

Technical Regulations

Effective Immediately

There have been recent situations where teams and riders have ignored the recommendations of the official tyre suppliers on issues such as tyre pressures. It is suspected that this has led to cases of abnormal degradation of tyres affecting the safety of the riders.

A new regulation has been approved which will compel teams and riders to use the tyres according to the parameters agreed by the Technical Director and the organisers in consultation with the official tyre suppliers.

##

pertanyaannya…..

pake motor yang segar mesin dan ban nya, jelas bannya masih segarrr, dipanasin pake tyre warmer, namun apakah sudah cukup suhunya untuk kembali race di lintasan pasca flag to flag? takutnya panas belum oprimal, belum warming up langsung geberrr, … bahaya kah?

yang jelas, semua sudah di fikirkan,,, so kita lihat aksinya besok, jangan lupa siapkan camera…. 😀

nggak pengen kan lihat pebalap andalan om om semua kayak gini gara2 terpeleset?


reff


eh iya kelupaan, jadwal motogp besok, siang siang gan….

20 October 2013

Moto3WUP 06:40 – 07:00

Moto2WUP 07:10 – 07:30

MotoGPWUP 07:40 – 08:00

Moto3RAC 09:00

Moto2RAC 10:20

MotoGPRAC12:00

smeoga berguna/…… ( @ipanase )

58 KOMENTAR

  1. woow,,, lebih seru dari biasanya,,,!!
    skill mechanich lebih dr biasa di pertaruhkannya
    bisa jadi posisinya berubah setelah ganti ban / motor
    yakin bisa pecah rekor CS27 & NH69
    karena tangkinya engga di isi full speed nya bisa di kail lebih

  2. Regulasi point ke 6 sdh lama ada di F1…race jd semakin asyik, ada strategi pit stop kayak di F1…

  3. wah ada yang nabrak burung, untung aja d australia, coba klo di Qatar, bisa2 nabrak onta.. hahaha

  4. Mas ipan Kl motogp di sirkuit jalanan pulau jakarta paling byk 3 lap udah hrs ganti ban.
    Sirkuitnya beton bkn aspal.

  5. Hmmm strategi Pit Stop ini riskan untuk semua tim

    Untuk RCV….apakah bisa aman untuk rider…yakinkah setingan akan sama persis….yang ada malah membuat rider bisa ndlosor atau setidaknya bisa membuat rider tidak nyaman untuk melibas tikungan dengan nyaman (istilahnya feeling saat ridingnya bisa jadi berbeda antara saat naik motor ke-1 dengan saat ganti motor ke-2) ? Mungkin sebaiknya rider RCV mengetes kedua motor saat warming up test

    untuk M1…..bukannya mesin udah kepake semua ya? (dan itu pun udah dipake lebih awal dibanding rider RCV)…..yakinkan performanya kedua mesin (mesin lama dan baru) bakal sama stabilnya untuk long race (26 lap) atau setidaknya mesin lama tidak drop / ngempos duluan ? ya tapi Phillip Island adalah circuit cepat yang pendek…jadi mungkin aman2 aja

    Klo kyk gini hasil akhirnya tidak bisa di prediksi….(semoga tidak ada kekacauan saat di pit stop)

Apa Komentar Pemirsa ?