pasang TOA pengeras suara

siang gan,

karena liburan blog sepi seperti biasanya, ane bahas ini aja

dapet tugas untuk pasang TOA nih,

pertamax7 029 (Small)

^ PRITTTTT, NAIK MOTOR NGGAK PAKE HELM PAKE TOA lagi, sesat !!!!

( adegan ini tidak untuk ditiru, cuma naik doank, wong menuju area tower cukup jalan kaki )

dapat tugas karena kebetulan ane dianggap bisa ( dianggap ) memasang instalasi audio di sebuah masjid, ya ane pasang baru, nambah 3 TOA kecil, ya yang ane bawa itu

pertamax7 035 (Small)

pemasangaan toa ini menggunakan jalur listrik tegangan tinggi ( bagi audio ) 100 Volt je, jadi pake alat ini, namanya matching tranformer bukan trafo mancing lho ya

pertamax7 020 (Small)

kemudian yang beratnya ya bawa semua TOA ( ada 3 ) dan 3 trafo mancing itu naik ke tower…….

pertamax7 043 (Small)

naik tower TOA ga tinggi sih, cuma 15 an meter tanpaa alat pelindung ( jangan ditiru bahaya ), wong ane nggak punya, safety belt pun belum punya πŸ˜€ mau pinjem lah ini di desa ga ada yang punya alat gituan

pertamax7 049 (Small)

masih tetep, ngeksis dulu πŸ˜€

pertamax7 055 (Small)

dengan modal dengkul kaki yang disilangken ke tower tralis, ya itu ane buat jaga2, wong 2 tangan pegang kunci 14 an, bawa obeng, tang , cutter, testpen isolasi, kabel ties dan alat2 aneh lainnya

kemudian dirangkai, jangaan sampai salah, bisa2 amplifier yang mahal itu malah gosong πŸ˜€ atau toanya kebakar πŸ˜€

hubungkan kabel 100 V ke 3 trafo match yang diparalel, outnya masuk ke masing2 TOA, kemudian di test drive eh test sound, kebetulang langsung dipakai jumatan, 5 menit berselang, koq suaranya jadi pelan, ane naik lagi ke tower, padahal mau mandi , jebul salah satu trafo matchingΒ  ane salah naruh dayanya, harusnya 25 W ane kasihken cuma 10 W πŸ˜€

trus ane turun ke bumi kembali, rasanya ser sser ser πŸ˜€

GUNAKAN TOA SEBAGAI MANA MESTINYA bukan sebagai TOA SIRENE STROBO di motor sipil

 

artikel perbaikan TOA

DIY : pasang sendiri spull TOA

semoga berguna

met aktifitas siang gan, met jalan2 πŸ˜€

49 KOMENTAR

  1. Ojo ngomong tralis lah.engko enek seng kelangan.hadehhh aku ra wani manjat tower 15m.ngeriiii

  2. Ooo..nama aslinya M.LUTFIE.I tho..
    Bagus ilmunya bisa dipake di masyarakat. Sekalian minta tolong,ajarin cara ngakalin meteran prabayar,om. Supaya watt-nya nambah+pulsa ga abis2 *anegabakalkoarkoarkoq

  3. wah banyak pahalanya. tanda orang yg dicintai surga adalah anak muda yg suka berkarya di masjid. sip!

  4. Pake TOA pasang amplifier dulu gak pan, kok ada trafo match segala, buat apa tuh? kalo speker/salon kan gak ada pake trafo match segala.

  5. wah hoax banget ini, ane yakin yg naik itu tower bukan si ipanase, soalnya si do’i g berani liatin muke nya yg imut itu sambil bilang piss n’ 2 jarinya diliatin sekalian wktu foto di atas tower. Hoax bgt ini mah….. Bahahahaaa,…..,

  6. Menara teralisnya harusnya dicat warna merah,biar seperti DUCATI dan buat jaga-jaga biar tidak karatan.

  7. rrrrrrrrrrrruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr biiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaassssssssssaaaaaaaaaaaaaaaa

  8. Pada umumnya Power yang menggunakan matching trafo adalah merk toa, tujuannya adalah untuk mengurangi looses pada panjang kabel speaker. Dimana power suplay ampli, tegangan kerjanya kisaran 12 volt atau 24 volt. sedangkan posisi speaker dan ampli sangat berjauhan,(misalnya diatas menara atau tower yang tinggi pada sebuah bangunan). Jika tegangan sebesar itu di konversi menjadi sinyal audio dan dikirim langsung ke speaker, sinyal audio akan banyak looses pada penghantar, alhasil suara speaker tidak dapat optimal. Tujuan dari trafo matching adalah meng step-upkan sinyal audio agar menjadi tegangan yang jauh lebih tinggi, (misalnya 70 atau 100 volt).sehingga looses penghantar menjadi lebih rendah. Namun pada sistem ini, pada speakerpun harus ada trafo matcing juga untuk menyesuaikan impedansi speaker dan terpenting lagi adalah cacat audionya(distorsi) cukup tinggi, sehingga kurang cocok untuk mnyajikan kualitas suara yang cukup detail seperti suguhan suara pada home teater dan sejenisnya. Dengan demikian, ampli rakitan pasaran, sangat sulit di beri trafo matching, kalaupun bisa, anda harus mengatur impedansi trafo agar tepat dengan output ampli, kalau tidak, maka ampli akan cepat panas dan rusak.Atau juga suara pada speaker anda menjadi tidak optimal.

  9. kalau skema diatas umum saya jumpai pada ampli TOA dengan 3 teminal pada sekunder trafo OT dan ada VR bias.Pak Tom punya skema TOA asli JAPAN masih 110V yang sekunder trafo IT ada 4 terminal dan tidak ada VR bias ? output 45 wat 4,8,16 ohm hig 70 vol dan 100v. maaf seri ampli lupa Sayang sekali, saya kurang suka ngumpulin skema model IT OT. Segala type model begitu enggak jauh2 amat beda skemanya, sudah bisa dibaca bagaimana rangkaiannya. Trafonya bikin kantong kita bocor sementara suaranya enggak ada yg lebih baik dari OTL atau OCL. Kalaupun ada komponen yg terbakar dengan mudah kita hitung nilai aslinya.

Tinggalkan Balasan