jamur tiram pengganti daging

met malam gan

khas ahad malam aka malam senin, blogger ecek2 ini bahas kuliner aka makan2

bahas jamur tiram

baglog jamur tiram

foto dari google

jamur tiram adalah ( cari di google lagi 😀 )

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.[1] Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.[2]

nah, kenapa ane bahas jamur tiram, yups, kemaren pas mudik lah ibuk masak ini je, dimasak entah apa namanya, tumis atau apa, ane ga paham, ane kan tinggal maem

nih

pertamax7.com 039 (Small)

sayur tumis jamur tiram kah?

pertamax7.com 042 (Small)

mari ane review, pemirsa silakan mentelengin foto

tekstur

mirip suwiran daging ayam, namun basah, empuk dan gurih

warna

kena kecap, rada coklat

rasanya

manis asem asin rame rasanyaa, plus pedes gurih, nikmat

enak pokoknya, ane aja cuma habis 2 piring ( nasinya )

sensasi tekstur lembut kenyal , pokoke susah diungkapkan 😀 sambil mengingat ingat, sayang kekurangan jamur tersendiri itu ane belum tahu, wong kalau ane tanya ibuk harganya berapa dijawab ( mau beliin to??????????? )

dahulu kala ane ke solo eh kartasura, dekat ums kalau ga salah nemu pecel yang dikasih jamur tiram goreng, rasane MAK NYUSSSSSSSSSS harga Rp. 4000 sayang ane belum punya hape waktu itu, jadi ga bisa ambil foto dan memang belum jadi blogger ecek2

 

sekedar info, nilai atau kandungan gizinya

Berdasarkan penelitian Sunan Pongsamart, biochemistry, Faculty of Pharmaceutical Universitas Chulangkorn, jamur tiram mengandung protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C.[9]
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat, lemak dan kalori.[10] Jamur ini memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin, fosfor, besi, kalsium, karbohidrat, dan protein.[10] Untuk kandungan proteinnya, lumayan cukup tinggi, yaitu sekitar 10,5-30,4%.[10]
Komposisi dan kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram adalah 367 kalori, 10,5-30,4 persen protein, 56,6 persen karbohidrat, 1,7-2,2 persen lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, dan 314.0 mg kalsium.[10][11] Kalori yang dikandung jamur ini adalah 100 kj/100 gram dengan 72 persen lemak tak jenuh.[10] Serat jamur sangat baik untuk pencernaan.[10] Kandungan seratnya mencapai 7,4- 24,6 persen sehingga cocok untuk para pelaku diet.[12][10]
Kandungan gizi jamur tiram menurut Direktorat Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian.[10] Protein rata-rata 3.5 – 4 % dari berat basah.[10] Berarti dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan asparagus dan kubis. Jika dihitung berat kering.[10] Kandungan proteinnya 10,5-30,4%.[10] Sedangkan beras hanya 7.3%, gandum 13.2%, kedelai 39.1%, dan susu sapi 25.2%.[10] Jamur tiram juga mengandung 9 macam asam amino yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin.[10] 72%
Lemak dalam jamur tiram adalah asam lemak tidak jenuh sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya.[10] 28% asam lemak jenuh serta adanya semacam polisakarida kitin di dalam jamur tiram diduga menimbulkan rasa enak.[10] Jamur tiram juga mengandung vitamin penting, terutama vitamin B, C dan D. vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), niasin dan provitamin D2 (ergosterol), dalam jamur tiram cukup tinggi.[10] Mineral utama tertinggi adalah Kalium, Fosfor, Natrium, Kalsium, dan Magnesium.[10] Mineral utama tertinggi adalah : Zn, Fe, Mn, Mo, Co, Pb.[10] Konsentrasi K, P, Na, Ca dan Me mencapai 56-70% dari total abu dengan kadar K mencapai 45%.[10] Mineral mikroelemen yang bersifat logam dalam jarum tiram kandungannya rendah, sehingga jamur ini aman dikonsumsi setiap hari.[10]

mongo yang ahli gizi diterjemahkan, pokoknya menurut ane sih jamur tiram ini merupakan makanan pengganti daging dengan gizi yang josss, cocok buat vegetarian kayak ane

ane dulu vegetarian gan, nggak suka makan daging, daging cuma ikan gereh, tongkol, bandeng atau teri tok

namun semua berubah saat negara api menyerang, eh salah, saat ane kost, lama kelamaan ane bisa lah makan daging ayam goreng, sate kambing, wis kui tok, kalau makan yang lain tahu2 sindrom muntah kena daging koq kumat 🙁 … mual2

saran ane

tidak semua jamur aman dikonsumsi manusia, hati2, jangan asal pemirsa nemu jamur trus digoreng, bisa kercaunan malam, syerem

met bobo, eh sik sik, belum isya dan belum nonton motogp juga koq

semoga berguna….

53 KOMENTAR

  1. wah kok dadi ngoweh iki ndeleng tumis jamur, tak njaluk dimasakne bojo sesuk ahhh ….. 😀

  2. woh 😎 makan jamur iki mbiyen aku mendem :mrgreen: coz 3hari berturut2 makan nih jamur dipepes.
    Marai mulek2 nek mambu jamur iki dipepes. Nek disate po digoreng ora. :mrgreen:

  3. kenapa kalau jamur import jepang / taiwan bisa 2 minggu sampai 1 bulan gak masalah di rak supermarket ?

    tapi jamur lokal 3-4 hari sudah browning ?
    tanya kenapa ?

    ini efek ekonomisnya panjang lo……………………………….
    1 kg jamur simeji jepang bisa Rp. 150.000,-
    1 kg jamur simeji lokal cuma bisa Rp. 20.000,- end selling price

  4. beeehhh..
    kesukaan ku jg nih bang~
    lagi panen nih minggu kmren..
    skali tumbuh, bisa bnyak bgt jamurnyaa..
    ngliadnya aja antara seneng sama geli(jijik) sdkit..
    hehehehe…

    paling enak lagi ini jamur klo di kasih tepung crispy yg buat fried chicken..
    maknyuuss rasanyaaa…
    😀
    smpek lupa klo yg dimkan itu cmn seekor jamur tiram belaka..
    wkwkwkwkwk…

Apa Komentar Pemirsa ?